tugas etika profesi

Pak ….

sebelumnya saya minta maaf, karna tugas etika profesi yang kedua sudah saya upload swaktu bapak ngasih batas waktu, tapi ternyata kemaren ini terhapus pak.saya mohon maaf atas kelalaian saya, saya mengharapkan pengertian bapak…

terima kasih sebelumnya pak..

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Alhamdulillah, puji syukur Penulis ucapkan kehadirat Allah SWT berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya Penulis dapat menyelesaikan makalah  yang membahas tentang kode etika dalam profesi dari mata kuliah etika profesi.

Salawat beriring salam Penulis kirimkan kepada nabi Muhammada SAW yang telah mewasiatkan pedoman hidup bagi seluruh umat manusia agar selamat dalam menempuh kehidupan dunia dan di akhirat kelak.

Makalah yang berjudul “Pentingnya Kode Etika Profesi” dapat Penulis selesaikan selama kuliah online. Penulis mengucapkan terima kasih kepada Bapak Erwardi Bakar selaku dosen pada mata kuliah kode etika profesi yang  telah memberikan ilmu yang sangat bermanfaat, kepada kedua orangtua yang selalu mendo’akan dan, teman-teman sejurusan.

Dalam penulisan makalah ini, Penulis menyadari masih banyak terdapat kesalahan dan kekurangan. Untuk itu Penulis sangat mengharapkan masukan dan saran demi kesempurnaan makalah ini.Demikianlah makalah ini Penulis buat, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua yang membaca.

Payakumbuh , 12 Mei 2009

Penulis

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang
  2. Rumusan Masalah

Materi yang akan diuraikan adalah :

    1. Pengertian kode etik profesi.
    2. Pentingnya kode etik profesi .
    3. Akibat yang muncul jika tidak adanya kode etik profesi.
  1. Tujuan

Tujuan yang hendak dicapai dari makalah ini adalah :

  1. Untuk memenuhi tugas pada mata kuliah etika profesi
  2. Untuk mengetahui tentang etika profesi
  3. Untuk mengetahui seberapa pentingnya kode etik profesi dalam pergaulan

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Kode Etika Profesi

2.1.1.Kode

Yaitu tanda-tanda atau simbol-simbol yang berupa kata-kata, tulisan atau benda yang disepakati untuk maksud-maksud tertentu, misalnya untuk menjamin suatu berita, keputusan atau suatu kesepakatan suatu organisasi. Kode juga dapat berarti kumpulan peraturan yang sistematis.

2.1.2 Etika

Seperti yang telah dibahas pada tuga sebelumnya , etika berasal dari bahasa yunani yaitu “ethos” yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat kebiasaan di mana etika berhubungan erat dengan konsep individu atau kelompok sebagai alat penilai kebenaran atau evaluasi terhadap sesuatu yang telah dilakukan seperti benar, salah, baik, buruk , dan tanggung jawab.

2.1.3 Profesi

PROFESI

adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.

PROFESIONAL

adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi. Atau seorang profesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi, untuk senang-senang, atau untuk mengisi waktu luang.

Yang harus kita ingat dan fahami betul bahwa “pekerjaan / profesi” dan

“profesional” terdapat beberapa perbedaan :

PROFESI :

– Mengandalkan suatu keterampilan atau keahlian khusus.

– Dilaksanakan sebagai suatu pekerjaan atau kegiatan utama (purna waktu).

– Dilaksanakan sebagai sumber utama nafkah hidup.

– Dilaksanakan dengan keterlibatan pribadi yang mendalam.

PROFESIONAL :

– Orang yang tahu akan keahlian dan keterampilannya.

– Meluangkan seluruh waktunya untuk pekerjaan atau kegiatannya itu.

– Hidup dari situ.

– Bangga akan pekerjaannya

Tiga (3) Ciri Utama Profesi
a. Harus memiliki keahlian dan keterampilan khusus yang tinggi.
b. Harus ada izin untuk melakukan profesi tersebut karena sebuah profesi itu sangat berkaitan dengan masyarakat.
c. Sebelum memasuki profesi harus mengikuti pelatihan ekstra sehingga mampu memberikan jasa yang penting kepada masyarakat.
d. Harus memiliki kaidah dan standar moral yang sangat tinggi yang didasari pada kode etik profesi.
e. Mengabdi pada kepentingan masyarakat, artinya setiap pelaksana profesi harus meletakkan kepentingan pribadi di bawah kepentingan masyarakat.

Prinsip-prinsip etika profesi :

  1. Tanggung jawab

– Terhadap pelaksanaan pekerjaan itu dan terhadap hasilnya.

– Terhadap dampak dari profesi itu untuk kehidupan orang lain atau masyarakat

pada umumnya.

  1. Keadilan. Prinsip ini menuntut kita untuk memberikan kepada siapa saja apa
  2. Otonomi. Prinsip ini menuntut agar setiap kaum profesional memiliki dan di beri kebebasan dalam menjalankan profesinya.

2.1.4 Kode Etik Profesi

Kode etik :

yaitu norma atau azas yang diterima oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku sehari-hari di masyarakat maupun di tempat kerja.

Kode etik profesi :

sistem norma atau aturan yang ditulis secara jelas dan tegas serta terperinci tentang apa yang baik dan tidak baik, apa yang benar dan apa yang salah dan perbuatan apa yang dilakukan dan tidak boleh dilakukan oleh seorang profesional

Karakteristik kode etik profesi adalah :
Kode etik profesi hanya berlaku untuk satu profesi belum tentu untuk profesi lainnya. Tidak semua kode etik profesi diterima oleh kode etik profesi lainnya untuk itu kita harus menggunakan pemikiran yang etis untuk bertindak sesuai dengan kode etik profesi.

Ada tiga hal pokok yang merupakan fungsi dari kode etik profesi:

  • Kode etik profesi memberikan pedoman bagi setiap anggota Profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan.Maksudnya bahwa dengan kode etik profesi, pelaksana profesi Mampu mengetahui suatu hal yang boleh dialakukan dan yang Tidak boleh dilakukan.
  • Kode etik profesi merupakan sarana control sosial Bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan.Maksudnya bahwa etika profesi dapat Memberikan suatu pengetahuan Kepada masyarakat agar juga dapat memahami Arti pentingnya suatu profesi,Sehingga memungkinkan pengontrolan terhadap Para pelaksana dilapangan kerja.
  • Kode etik profesi mencegah campur tangan pihak diluar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi..

2.2 Pentingnya Kode Etika Profesi

Beberapa hal mengapa Sebuah kode etik itu harus ada :

1.Dapat  menjunjung tinggi martabat profesi.

2.Dapat  menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggota.

3. Dapat meningkatkan pengabdian para anggota profesi.

4. Dapat  memiliki rasa  tanggung jawab dari profesi yang ditekuni.

5. Dapat meningkatkan mutu organisasi profesi.

6. Dapat Meningkatkan layanan di atas keuntungan pribadi.

7. Mempunyai organisasi profesional yang kuat dan terjalin erat.

8. Menentukan baku standarnya sendiri karna kode etik pofesi dapat berubah rubah seiring perkembangan zaman.

Ada beberapa alasan mengapa kode etik perlu untuk dibuat. Beberapa alasan tersebut adalah (Adams., dkk, dalam Ludigdo, 2007) :

a. Kode etik merupakan suatu cara untuk memperbaiki iklim organisasional sehingga individu-individu daoat berperilaku secara etis.

b. Kontrol etis diperlukan karena sistem legal dan pasar tidak cukup mampu mengarahkan perilaku organisasi untuk mempertimbangkan dampak moral dalam setiap keputusan bisnisnya.

c. Perusahan memerlukan kode etik untuk menentukan status bisnis sebagai sebuah profesi, dimana kode etik merupakan salah satu penandanya.

d. Kode etik dapat juga dipandang sebagai upaya menginstitusionalisasikan moral dan nilai-nilai pendiri perusahaan, sehingga kode etik tersebut menjadi bagian dari budaya perusahaan dan membantu sosialisasi individu baru dalam memasuki budaya tersebut.

Dampak yang timbul jika tidak diciptakannya kode etik profesi :

  1. Terjadinya penyalahgunaan profesi
  2. Kemungkinan mengabaikan tanggung jawab dari profesi nya karna tidak ada pedoman dalam suatu organisasi
  3. Memungkinkan setiap individu untuk mendahului kepentingan pribadinya contohnya para pejabat yang korupsi
  4. Jika tidak ada nya kode etik profesi seseorang dapat memberikan image yang buruk dari profesi yang ditekuninya kepada masyarakat.

Penyebab Pelanggaran Kode Etik Profesi

a.Pengaruh sifat kekeluargaan
Misalnya Seorang dosen yang memberikan nilai tinggi kepada seorang mahasiswa dikarenakan mahasiswa tersebut keponakan dosen tersebut.

b.Pengaruh jabatan
Misalnya seorang yang ingin masuk ke akademi kepolisian , dia harus membayar puluhan juta rupiah kepada ketua polisi di daeranhya , kapolsek tersebut menyalah gunakan jabatannya .
c.Pengaruh masih lemahnya penegakan hukum di Indonesia, sehingga menyebabkan pelaku pelanggaran kode etik profesi tidak merasa khawatir melakukan pelanggaran.

d.Tidak berjalannya kontrol dan pengawasan dari masyarakat

e.Organisasi profesi tidak dilengkapi denga sarana dan mekanisme bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan

f.Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai substansi kode etik profesi, karena buruknya pelayanan sosialisasi dari pihak profesi sendiri

g.Belum terbentuknya kultur dan kesadaran dari para pengemban profesi untuk menjaga martabat luhur profesinya

h.Tidak adanya kesadaran etis da moralitas diantara para pengemban profesi untuk menjaga martabat luhur profesinya.

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Dapat disimpulkan bahwa sebuah profesi hanya dapat memperoleh kepercayaan dari masyarakat, bilamana dalam diri para elit profesional tersebut ada kesadaran kuat untuk mengindahkan etika profesi pada saat mereka ingin memberikan jasa keahlian profesi kepada masyarakat yang memerlukannya.

kode etik profesi akan bisa dijadikan sebagai acuan dasar dan sekaligus alat kontrol internal bagi anggota profesi; disamping juga sebagai alat untuk melindungi kepentingan masyarakat dari perbuatan- perbuatan yang tidak profesional.

Referensi :

  1. http://jeira.files.wordpress.com/2008/11/etika-profesi.pdf
  2. http://angga_be.blog.plasa.com/
  3. file:///E:/Semester5/kode%20etik%20tugas2/PiNk%20%27%20StYL3….._%20Profesi,Pekerjaan,KodeEtikProfesi.html
  4. http://felix3utama.wordpress.com/2008/12/01/pengertian-dalam-etika-profesi/
  5. http://www.scribd.com/doc/2347681/Pengaruh-Budaya-Terhadap-Standarisasi-Kode-Etik-Profesi-Hukum
  6. Etika dan Profesinalisme .pdf
  7. http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-makalah-tentang/kode-etik-etika-profesi
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: